Selasa, 16 September 2014

PKL Di Boutique Harry Darsono Couture

     Aku pernah PKL di boutique Harry Darsono Couture (HDC), pemilik ini yaitu Pak Harry Darsono. Beliau seorang designer terkenal sudah cukup lama, karya-karyanya sudah sering di publikasikan oleh tokoh-tokoh dunia contohnya Mega Wati, Putri Diana, dan artis-artis terkenal lainnya.
       Pengalaman aku saat PKL di sana sangat banyak, di sana aku banyak belajar tentang ciri khas dari boutique (HDC) yaitu melukis di kain organdi. Pekerjaan ini sangat membutuhkan konsentrasi besar, karena melukis ukiran-ukiran detail dan sangat kecil. Aku juga belajar memayet kebaya, dress, selendang organdi, dan banyak lagi. Di saat awal mulai memayet terlihat mudah dan terfikir akan selesai dengan waktu singkat, namun saat di kerjakan sangatlah lama dan melelahkan. Tapi saat melihat hasilnya, tidak akan pernah terbayang, kalau jahitan ini 99% jahitan tangan. Di sana ada beberapa pegawai yang umurnya di atas usia 30an. Aku merasa kurang cocok bila ngobrol bersama mereka. Aku selalu berkata apa yang sedang aku rasakan tanpa pernah berfikir kalau mereka tidak menyukai sifatku, intinya aku sering merasakan sakit hati oleh salah satu pegawai (HDC).
        Aku sudah banyak mendengar tentang Pak Harry, kenapa dia ngga menikah, sifatnya seperti wanita tua. Kalian taulah sifat-sifat wanita tua saat berbicara seperti apa, hehehe... ya banyak dan banyak lagi deh.
      Sedihnya PKL di HDC, sangat lelah sekali, setiap jum'at aku, teman-teman dan pegawai harus bersih-bersih rumah yang seperti istana besar yang bertingkat 3 dan penuh dengan prabotan-prabotan kerajaan, yang harganya mencapai ratusan juta. Kebayangkan kalau ngejatuhin 1 barang aja, gantiin kerugiannya ngga cukup ngumpulin uang 1s/d 5 tahun. Aku dan kawan-kawan yang pernah PKL disana sering di suruh Pak Harry untuk ngerebus bubur kacang ijo, ketan item, angetin bak pao, ambil ini ambil itunaik turun laintai hampir setiap hari. Makanya kalau pak Harry lagi ngga stay di rumah, emmm.... surga dunia banget, yang dimana aku, kawan-kawan dan pegawai bisa tidur santai.
        Itu pengalaman kerjaku di tempat PKL, terimakasih sudah membaca blog aku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar